Sabtu, 20 Oktober 2012

disudut malam yang sepi


Entah mengapa perasaan itu terus ada, disaat aku mencoba untuk melupakanmu

Tetapi disudut malam yang sepi aku mengerti bahwa engkau telah memilih untuk sendiri tanpa ada aku disisimu

Terkadang memang sulit untuk bisa sejenak lupa dan terlelap dalam kenangan yang kau berikan dihidupku, tetapi harus aku relakan hatimu tuk pergi

Disudut malam yang sepi, teringat semua kenangan kita dimasa indah lalu, bagaikan dirantai digelangi rindu selalu Nampak wajahmu 

Dan aku selalu berharap agar dirimu selalu bahagia dengan semua mimpimu
Kau akan selalu jadi yang terindah meski kita tak bersama lagi
disudut malam yang sepi

Disudut malam yang sepi aku termenung, aku menunggu, aku menangis dan teringat masa indah dulu

Disudut malam yang sepi entah mengapa tak mampu bangkit dalam keterpurukan
Maafkan aku yang selalu membuat aliran kesedihan dihidupmu, dan tak mampu kembali menyembuhkan lukamu

Disudut malam yang sepi, meski hari terus berganti hari tahun terus berganti tahun aku tetap saja terpuruk hingga jasad tak bersama jiwa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar